Pada tanggal 9 Juli 2014 seluruh warga Indonesia melakukan
pemilihan presiden dengan serentak. Dan hasilnya pun dimenangkan oleh Bapak
Joko widodo dan Bapak Jusuf kalla yang terpilih sebagai Presiden dan Wakil
Presiden untuk Bangsa Indonesia.Tetapi dibalik kesuksesan Pak Jokowi dan Pak
Jusuf kalla memenangi pilpres 2014 banyak hal-hal yang terjadi di dunia politik
Indonesia,dan itu yang akan saya bahas di artikel kali ini,dari sebelum
pelantikan hingga setelah pelantikan.
A.Sebelum pelantikan
- 1 http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/3039/1/polemik.hitung.cepat.pilpres.2014
Anda pasti ingat ketika quick count yang
disiarkan di televisi membuat suasana masyarakat Di Indonesia memanas,karena di
Tv yang satu menginformasikan bahwa pak Jokowi-JK menang sedangkan di Tv yang
satunya lagi menayangkan bahwa Pak Prabowo-Hatta lah yang menang.Karena hal
inilah banyak terjadi perselisihan diantara masyarakat yang memihak kepada
salah satu kubu.Oleh karena itu quick count pun di berhentikan dan menunnggu
hasil penghitungan manual yang dilakukan oleh KPU.
Ketika KPU hampir memutuskan hasil Pilpres
pada tanggal 22 Juli,Kubu pak Prabowo-Hatta mencabut dirinya dari kegiatan
pemilihan presiden 2014,karena beliau merasa terjadi kecurangan yang menurutnya massif, sistematis, dan terstruktur. Pak Prabowo
menggugat kubu pak Jokowi dan membawanya ke persidangan,setelah proses yang
cukup memakan waktu hasil sidang pun diputuskan pada tanggal 21-08-2014 dan
hasil sidang dibacakan oleh bapak Hamdan Zoelfa.Hasil sidang tetap memenangkan
Kubu dari Pak Jokowi-JK dan menolak seluruh permohonan permohonan dari kubu pak
Prabowo-Hatta.
Hasilnya
mungkin mengecewakan untuk kubu dari Pak Prabowo-Hatta tetapi mereka tetap bisa
menghargai keputusan MK tersebut dan mengakui kemenangan dari kubu Pak
Jokowi-JK.
B.Sesudah
Pelantikan
Sehari sebelum pelantikan
dilaksanakan pak Jokowi-JK menghadiri acara gladibersih pelantikan dirinya di
istana negara.Dan setelah itu pak Jokowi-JK berkeliling istana dengan pak SBY.
Pada acara pelantikan beliau disiapkan 24.000 personel tentara,yang nantinya
akan mengamankan kondisi dihari tersebut.Serta pak Jokowi-JK menyiapkan pesta
rakyat di Monas yang dihadiri oleh banyak artis dari ibu kota.
Seorang
presiden membutuhkan menteri untukmembantunya dalam menjalankan negara ini. Kabinet baru telah diumumkan. Publik
mengapresiasi struktur kabinet yang didominasi sosok profesional. Presiden Joko
Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumumkan para menterinya pada Minggu,
26 Oktober 2014, dan memilih nama Kabinet Kerja.
Berikut 19 orang profesional dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK:
1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo
4. Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil
5. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
6. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
7. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
8. Menteri ESDM: Sudirman Said
9. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
10. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
11. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
12. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
13. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
14. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
15. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
16. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
17. Menteri Wanita: Yohanan Yambise
18. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
19. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
2. Kepala Bappenas: Andrinof Chaniago
3. Menteri Koordinator Kemaritiman: Indroyono Soesilo
4. Menteri Koordinator Perekonomian: Sofyan Djalil
5. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
6. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti
7. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
8. Menteri ESDM: Sudirman Said
9. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
10. Menteri Pertahanan: Ryamizard Ryacudu
11. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
12. Menteri Keuangan: Bambang Brodjonegoro
13. Menteri Perdagangan: Rahmat Gobel
14. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
15. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
16. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
17. Menteri Wanita: Yohanan Yambise
18. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Anies Baswedan
19. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar