Dijaman
sekarang ini teknologi sudah sangat berkembang dan beragam bentuknya.Teknologi
ini diciptakan manusia dengan tujuan membantu pekerjaan manusia
sehari-hari,dalam mengerjakan suatu kegiatan/hal manusia memiliki batasan yaitu
stamina maka dari itu teknologi ini diperlukan,karna teknologi ini tidak
memiliki batasan stamina dan tetap akurat jika digunakan terus
menerus.Teknologi yang baru ini bisa kita sebut dengan “new media”.
Sekarang
new media sudah ada didalam segala aspek kehidupan manusia contohnya didalam
bidang pendidikan.Sejak dahulu dunia pendidikan atau lebih spesifiknya kegiatan
pembelajaran memang sudah berjalan dengan lancar dan semestinya. Akan tetapi
masih banyak kendalanya,contohnya saja kesetaraan ilmu para siswa di setiap
daerahnya pasti berbeda,karena perbedaan daerah tadi. Misalkan murid yang
berada di papua dengan murid yang berada di daerah jawa,pasti tingkat ilmu yang
mereka dapat berbeda.Dengan adanya new media yang disebut e – learning yang
menggunakan koneksi internet dan terhubung ke seluruh dunia,ilmu yang didapat
oleh murid yang berada di daerah papua tadi bisa sama dengan ilmu yang didapat
oleh yang ada di Jawa,bahkan bisa melebihi jika murid itu mau mencari lebih
rajin.
Diatas
saya sudah menjelaskan tentang apa itu new media dan hubungannya dengan dunia
pendidikan. Sekarang saya akan menjelaskan lebih lanjut tentang aplikasi dari
new media ini yang berhubungan langsung dengan dunia pendidikan.Saya akan
menjelaskan tentang e – learning. Apa itu e – learning?dan aplikasi apa yang di
gunakan di e – learning? E-learning adalah pembelajaran yang dilakukan melalui
komputer/laptop yang dikoneksikan langsung ke internet.E – learning ini tidak
harus bertatap muka dengan yang mengajarkan,jadi bisa dibilang lebih efisien
dalam hal waktu.
Ada beberapa pengertian berkaitan dengan e-Learning
sebagai berikut :
- Pembelajaran jarak jauh.
E-Learning memungkinkan pembelajar untuk menimba ilmu
tanpa harus secara fisik menghadiri kelas. Pembelajar bisa berada di Semarang,
sementara “instruktur” dan pelajaran yang diikuti berada di tempat lain, di
kota lain bahkan di negara lain. Interaksi bisa dijalankan secara on-line dan real-time ataupun secara off-line
atau archieved.
Pembelajar belajar dari komputer di kantor ataupun di
rumah dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan Internet
ataupun menggunakan media CD/DVD yang telah disiapkan. Materi belajar dikelola
oleh sebuah pusat penyedia materi di kampus/universitas, atau perusahaan
penyedia content tertentu. Pembelajar bisa mengatur sendiri waktu belajar, dan
tempat dari mana ia mengakses pelajaran
- Pembelajaran dengan perangkat komputer
E-Learning disampaikan dengan
memanfaatkan perangkat komputer. Pada umumnya perangkat dilengkapi perangkat
multimedia, dengan cd drive dan
koneksi Internet ataupun Intranet lokal. Dengan memiliki komputer yang
terkoneksi dengan intranet ataupun Internet, pembelajar dapat berpartisipasi
dalam e-Learning. Jumlah pembelajar yang bisa ikut berpartisipasi tidak
dibatasi dengan kapasitas kelas. Materi pelajaran dapat diketengahkan dengan
kualitas yang lebih standar dibandingkan kelas konvensional yang tergantung
pada kondisi dari pengajar.
- Pembelajaran formal vs. informal
E-Learning bisa mencakup
pembelajaran secara formal maupun informal. E-Learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan
kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun
berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola
e-Learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat
interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya, atau
pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan
perusahaan-perusahaan (biasanya perusahan konsultan) yang memang bergerak di
bidang penyediaan jasa e-Learning untuk
umum. E-Learning bisa juga
dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya
melalui sarana mailing list,
e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin
mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada
masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).
Aplikasi
pada E-Learning yang pernah saya gunakan ialah moodle.Saya menggunakan aplikasi
ini ketika sedang kursus.Materi yang disampaikan oleh asisten melalui moodle.
Dengan begitu materi dapat tersampaikan dengan jelas. Moodle sendiri merupakan salah satu aplikasi
dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi,
yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik,atau
dengan kata lain moodle adalah turunan dari E-learning.
Moodle mempunyai
fitur fitur pendukung,dibawah ini adalah contoh dari fitur nya :
-Assignment submission
-Forum diskusi
-Unduh arsip
-Peringkat
-Chat
-Kalender online
-Berita
-Kuis online
-Wiki
Setelah mengetahui apa itu Moodle dan apa saja fitur
yang ada didalamnya,akan lebih baik jika kita mengetahui siapa penemu dari
aplikasi Moodle ini. Penemu dari Moodle
ini ialah Martin Dougiamas.Beliau yang telah lulus pada ilmu komputer dan pendidikan, menulis versi pertama
Moodle. Dougiamas memulai Ph.D
untuk menguji "kegunaan software
open-source untuk mendukung epistemologi
pengajaran dan pembelajaran menggunakan komunitas yang berbasis internet."
Walau bagaimanapun undang-undang sosial membuat moodle sulit dibedakan dari
platform eLearning, namun moodle telah dikutip sebagai faktor penting dari
pengadopsian Moodle. Pemakai Moodle yang lainnya, seperti Universitas Terbuka
di Inggris, telah menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Pembelajaran dapat secara
sama dilihat sebagai "pembelajaran pedagogi netral".Pada awal-awal peluncurannya kepanjangan
"M" ialah "Martin's", merujuk kepada Martin Dougiamas,
(nama pengembang aslinya). Dan juga seperti akronimnya, nama itu dipilih karena
definisi kamus dari Moodle dan untuk menyesuaikan dengan nama domain yang
tersedia.
Source : - http://id.wikipedia.org/wiki/Moodle#cite_note-5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar