Selasa, 25 November 2014

E -- LEARNING : MOODLE


            Dijaman sekarang ini teknologi sudah sangat berkembang dan beragam bentuknya.Teknologi ini diciptakan manusia dengan tujuan membantu pekerjaan manusia sehari-hari,dalam mengerjakan suatu kegiatan/hal manusia memiliki batasan yaitu stamina maka dari itu teknologi ini diperlukan,karna teknologi ini tidak memiliki batasan stamina dan tetap akurat jika digunakan terus menerus.Teknologi yang baru ini bisa kita sebut dengan “new media”.


            Sekarang new media sudah ada didalam segala aspek kehidupan manusia contohnya didalam bidang pendidikan.Sejak dahulu dunia pendidikan atau lebih spesifiknya kegiatan pembelajaran memang sudah berjalan dengan lancar dan semestinya. Akan tetapi masih banyak kendalanya,contohnya saja kesetaraan ilmu para siswa di setiap daerahnya pasti berbeda,karena perbedaan daerah tadi. Misalkan murid yang berada di papua dengan murid yang berada di daerah jawa,pasti tingkat ilmu yang mereka dapat berbeda.Dengan adanya new media yang disebut e – learning yang menggunakan koneksi internet dan terhubung ke seluruh dunia,ilmu yang didapat oleh murid yang berada di daerah papua tadi bisa sama dengan ilmu yang didapat oleh yang ada di Jawa,bahkan bisa melebihi jika murid itu mau mencari lebih rajin.

            Diatas saya sudah menjelaskan tentang apa itu new media dan hubungannya dengan dunia pendidikan. Sekarang saya akan menjelaskan lebih lanjut tentang aplikasi dari new media ini yang berhubungan langsung dengan dunia pendidikan.Saya akan menjelaskan tentang e – learning. Apa itu e – learning?dan aplikasi apa yang di gunakan di e – learning? E-learning adalah pembelajaran yang dilakukan melalui komputer/laptop yang dikoneksikan langsung ke internet.E – learning ini tidak harus bertatap muka dengan yang mengajarkan,jadi bisa dibilang lebih efisien dalam hal waktu.
Ada beberapa pengertian berkaitan dengan e-Learning sebagai berikut :
  • Pembelajaran jarak jauh.
E-Learning memungkinkan pembelajar untuk menimba ilmu tanpa harus secara fisik menghadiri kelas. Pembelajar bisa berada di Semarang, sementara “instruktur” dan pelajaran yang diikuti berada di tempat lain, di kota lain bahkan di negara lain. Interaksi bisa dijalankan secara on-line dan real-time ataupun secara off-line atau archieved.
Pembelajar belajar dari komputer di kantor ataupun di rumah dengan memanfaatkan koneksi jaringan lokal ataupun jaringan Internet ataupun menggunakan media CD/DVD yang telah disiapkan. Materi belajar dikelola oleh sebuah pusat penyedia materi di kampus/universitas, atau perusahaan penyedia content tertentu. Pembelajar bisa mengatur sendiri waktu belajar, dan tempat dari mana ia mengakses pelajaran

  • Pembelajaran dengan perangkat komputer
E-Learning disampaikan dengan memanfaatkan perangkat komputer. Pada umumnya perangkat dilengkapi perangkat multimedia, dengan cd drive dan koneksi Internet ataupun Intranet lokal. Dengan memiliki komputer yang terkoneksi dengan intranet ataupun Internet, pembelajar dapat berpartisipasi dalam e-Learning. Jumlah pembelajar yang bisa ikut berpartisipasi tidak dibatasi dengan kapasitas kelas. Materi pelajaran dapat diketengahkan dengan kualitas yang lebih standar dibandingkan kelas konvensional yang tergantung pada kondisi dari pengajar.


  • Pembelajaran formal vs. informal
E-Learning bisa mencakup pembelajaran secara formal maupun informal. E-Learning secara formal, misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-Learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya, atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahan konsultan) yang memang bergerak di bidang penyediaan jasa e-Learning untuk umum. E-Learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).

            Aplikasi pada E-Learning yang pernah saya gunakan ialah moodle.Saya menggunakan aplikasi ini ketika sedang kursus.Materi yang disampaikan oleh asisten melalui moodle. Dengan begitu materi dapat tersampaikan dengan jelas. Moodle sendiri merupakan salah satu aplikasi dari konsep dan mekanisme belajar mengajar yang memanfaatkan teknologi informasi, yang dikenal dengan konsep pembelajaran elektronik,atau dengan kata lain moodle adalah turunan dari E-learning.

           Moodle mempunyai fitur fitur pendukung,dibawah ini adalah contoh dari fitur nya : 
-Assignment submission
-Forum diskusi
-Unduh arsip
-Peringkat
-Chat
-Kalender online
-Berita
-Kuis online
-Wiki

Setelah mengetahui apa itu Moodle dan apa saja fitur yang ada didalamnya,akan lebih baik jika kita mengetahui siapa penemu dari aplikasi Moodle ini. Penemu dari Moodle ini ialah Martin Dougiamas.Beliau yang telah lulus pada ilmu komputer dan pendidikan, menulis versi pertama Moodle. Dougiamas memulai Ph.D untuk menguji "kegunaan software open-source untuk mendukung epistemologi pengajaran dan pembelajaran menggunakan komunitas yang berbasis internet." Walau bagaimanapun undang-undang sosial membuat moodle sulit dibedakan dari platform eLearning, namun moodle telah dikutip sebagai faktor penting dari pengadopsian Moodle. Pemakai Moodle yang lainnya, seperti Universitas Terbuka di Inggris, telah menunjukkan bahwa Sistem Manajemen Pembelajaran dapat secara sama dilihat sebagai "pembelajaran pedagogi netral".Pada awal-awal peluncurannya kepanjangan "M" ialah "Martin's", merujuk kepada Martin Dougiamas, (nama pengembang aslinya). Dan juga seperti akronimnya, nama itu dipilih karena definisi kamus dari Moodle dan untuk menyesuaikan dengan nama domain yang tersedia.


Source : - http://id.wikipedia.org/wiki/Moodle#cite_note-5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar